Bisnis Online Ada Risiko? Berikut 4 Hal Yang Sering Terjadi Dalam Bisnis Online

Salah apabila masih saja ada orang yang beranggapan bahwa bisnis online adalah bisnis yang tidak ada risikonya.

Namun pada hakekatnya, bisnis online juga memiliki resiko, walaupun kita masih pada level pemula atau telah expert sekalipun.

Bisnis apapun itu selalu mengandung resiko mau itu online atau pun offline.

Lanjut ke bisnis online, yang dikelola secara online memang beberapa tahun ini menjadi trend di kalangan masyarakat yang mengenal internet.

Dengan alasan bisnis online adalah bisnis yang menjanjikan bagi para pelakunya. Namun meski begitu, tetap saja ada risikonya dan tak lepas dari risiko.

Tanpa adanya pengelolaan bisnis yang benar maka resiko kerugian cukup besar.

Bisnis online sebenarnya merupakan masalah interaksi dengan konsumen secara tidak nyata.

Model bisnis seperti ini mau tidak mau bakalan melibatkan sejumlah orang dengan berbagai karakter berbed.

Jadi sebelum memutuskan terjun di bisnis online kita harus benar-benar siap dengan resiko yang akan dijumpai.

Apapun itu masalahnya kita harus menghadapinya dan sabar adalah kunci utamanya terutama dalam menghadapi komplain dari para konsumen.

4 Risiko Yang Sering Terjadi Dalam Bisnis Online

1. Risiko Bisnis yang Tidak Berkembang

Resiko ini yang membuat sebagian orang enggan untuk melakukan bisnis online dengan alasan karena tidak berkembang, apalagi jika sudah melakukan investasi sebelumnya.

2. Risiko Kepercayaan Konsumen

Dalam hal jual beli online atau bisnis online ini memang sangatlah riskan dengan urusan kepercayaan dari para pelanggan.

Sekali saja kita salah maka akan selalu diceritakan kesalahan kita.

Apalagi jika orangnya memang sangat selektif dalam membeli barang atau sesuatu secara online.

Oleh sebab itu, tanamlah rasa kepercayaan pada diri pelanggan kepada toko kita dengan tujuan untuk menjaga nama baik toko serta produk yang kita jual.

3. Resiko Kerugian dalam Bisnis Online

Karena sedang marak-maraknya bisnis online maka sering kali banyak konsumen yang menipu penjual dengan cara memberikan komplain barangnya yang telah sampai rusak dan minta ganti rugi.

Nah, dalam hal ini kita harus benar-benar pintar untuk menghadapinya, dengan cara mintalah foto dari konsumen yang rusak sehingga kita dapat memastikan bahwa barang itu benar-benar rusak parah dan harus diganti dengan yang baru.

Jika kita hanya langsung mengiyakan kemauan konsumen bisa jadi kita rugi dengan harga produk dan ongkos kirimnya.

4. Risiko Barang Hilang di Ekspedisi

Ini adalah salah satu masalah dan momok bagi pelaku bisnis online.

Pasalnya barang yang dari supplier telah dikirim ke alamat yang sudah tertera di dalam kardus pengiriman tapi tak kunjung sampai.

Alhasil konsumen memberikan informasi kepada supplier perihal barang yang tak kunjung sampai.

Kemudian supplier mencari informasi dari tim ekspedisinya tentang barang yang dikirim belum tiba di tempat dan saat di cek barang tidak ditemukan.

Risiko ini adalah yang paling berat karena konsumen rugi dan supplier juga rugi.

Itulah berbagai macam risiko yang terjadi pada bisnis online.

Tidak hanya satu atau dua saja melainkan banyak resiko yang harus dihadapi oleh para pebisnis online.

Sekarang bagaimana cara menghadapinya?,

Dengan cara bersabar dan katakanlah sejujurnya kepada konsumen agar mereka dapat mengerti dan merasa pertanyaannya sudah dijawab dan di selesaikan.

Selain itu, pastikan segala sesuatunya dengan terperinci agar supplier juga mendapatkan resiko kecil yang sekiranya masih dapat ditangani dengan cara bijak dan cerdas.

Demikianlah beberapa resiko bisnis online yang dapat kami jelaskan. Semoga memberikan manfaat untuk Anda.

Leave a Comment