Skip to content
Bisnis dan Teknologi

Bagaimana Menjawab ‘Ceritakan Tentang Waktu Anda Gagal’

Aduh! Ini adalah pertanyaan yang ingin ditanyakan beberapa orang, karena memaksa mereka untuk berbicara tentang saat ketika mereka kurang hebat. Dalam wawancara kerja, setiap tanda kelemahan atau kegagalan bisa membuat Anda kehilangan pekerjaan impian itu, jadi Anda mungkin menemukan ini salah satu pertanyaan yang paling Anda takuti.

Jadi bagaimana Anda bisa menjawabnya?

Daftar Artikel

    Mengapa pertanyaan itu diajukan?

    Pada kenyataannya, pewawancara tidak peduli apakah Anda telah gagal dalam hidup Anda atau tidak. Setiap orang telah gagal dalam sesuatu, tetapi yang ingin diketahui pewawancara adalah bagaimana Anda menangani kegagalan itu.

    Beberapa orang ahli dalam kegagalan, dan mereka belajar dari kesalahan mereka dan memperbaiki kehidupan mereka. Namun, yang lain cenderung retak di bawah tekanan kegagalan, dan mereka mulai lepas kendali dan memperburuk keadaan.

    Apa yang ingin diketahui pewawancara adalah bagaimana Anda menangani kegagalan, serta bagaimana Anda memandang kegagalan tersebut. Jika Anda memiliki pandangan positif tentang kesalahan Anda, itu menunjukkan bahwa Anda dapat belajar darinya. Jika Anda menunjukkan bahwa Anda dapat menanggapi kegagalan dan menyelesaikan masalah, itu membuktikan kasih karunia Anda di bawah api.

    Bagaimana menjawab pertanyaannya?

    Saran saya: jujur.

    Tidak diragukan lagi Anda dapat memikirkan lusinan kegagalan dalam hidup Anda, hal-hal yang telah Anda coba dan ternyata tidak Anda kuasai. Jangan khawatir tentang berapa kali Anda gagal, tetapi pikirkan semua kegagalan Anda untuk melihat apakah Anda dapat menemukan satu yang telah Anda ubah menjadi sesuatu yang baik.

    Berikut contoh kegagalan yang bisa Anda ubah menjadi hal yang positif:

    “Ketika saya berada di perusahaan ‘X’, saya bertanggung jawab atas empat karyawan. Saya ingin menjalankan segala sesuatunya dengan sempurna, jadi saya menghabiskan setiap saat untuk mengelola secara mikro orang-orang yang bekerja dengan saya. Tidak hanya hal-hal yang tidak terselesaikan dengan baik, tetapi juga dalam banyak kasus yang tidak terselesaikan sama sekali karena saya sangat sibuk dengan detail sehingga saya gagal melihat gambaran besarnya. Namun, setelah saya menyesuaikan gaya manajemen saya, saya dapat memimpin tim ke tingkat kesuksesan yang baru. Kami memecahkan rekor ‘X’ atau mencapai tujuan besar ‘X’.”

    Tentu, Anda gagal, tetapi Anda membalikkannya dan membawanya ke tempat yang baik. Itulah yang ingin didengar pewawancara, dan itulah yang akan membantu Anda melukiskan kegagalan Anda secara positif.

    Ketika Anda ditanya pertanyaan ini, jangan malu atau bingung. Tetap tenang, dan tunjukkan bahwa Anda bisa mengakui ketika Anda telah gagal. Dibutuhkan pria atau wanita besar untuk mengakui kesalahan, karena itu memalukan. Tunjukkan bahwa Anda dapat bertanggung jawab atas kesalahan Anda, dan itu akan membawa Anda lebih jauh. Ingat: semua orang membuat kesalahan dan gagal, tetapi bagaimana Anda merespons dalam situasi itu yang paling penting.

    Jika Anda dapat menunjukkan bahwa Anda terbuka terhadap kesalahan Anda dan mau belajar darinya, itu akan membuat Anda lebih dari sekadar mengatakan, “Saya tidak pernah gagal.”

    Source: https://www.careeraddict.com/interviews