Skip to content
Bisnis dan Teknologi

Bagaimana Menjawab ‘Bagaimana Anda Menggambarkan Diri Anda?’

Setelah Anda memahami mengapa manajer perekrutan mengajukan pertanyaan ini, Anda dapat mulai mempersiapkan wawancara Anda. Berikut adalah beberapa tip yang akan membantu Anda memberikan jawaban yang diinginkan untuk pertanyaan ini:

1. Jujurlah

Ketika diminta untuk menggambarkan diri Anda (terutama kepada orang yang ingin Anda kagumi), mudah untuk membuat fasad berkilau yang membuat Anda tampak sempurna.

Dalam sebuah wawancara, Anda mungkin terlalu fokus untuk membuat manajer perekrutan terkesan, yang berakhir dengan Anda menawarkan persepsi yang berlebihan atau salah tentang diri Anda. Pewawancara akan sering merasakan hal ini, atau lebih buruk lagi, menyadarinya setelah mereka mempekerjakan Anda.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menggambarkan diri Anda dengan jujur ​​dan terus terang, sehingga Anda dapat membuktikan diri sebagai kandidat yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan.

2. Pertahankan sikap positif

Anda mungkin merasa terdorong untuk menyebutkan sifat-sifat negatif Anda, seperti pemalu, suka memerintah, atau cerewet saat menggambarkan diri Anda. Ini adalah kesalahan wawancara yang cukup umum.

Namun, kecuali jika Anda ditanya secara khusus tentang kelemahan Anda, penting untuk menghindari menyebutkan sifat-sifat yang dapat merugikan Anda. Tujuan Anda di sini adalah untuk mengesankan manajer perekrutan dan menyajikan kualitas yang mereka cari dalam diri seorang kandidat.

Karena itu, fokuslah pada sifat-sifat Anda yang paling positif; pikirkan kualitas yang paling menggambarkan Anda. Anda benar-benar menjual diri sendiri, jadi gunakan kosakata positif yang membuktikan mengapa Anda adalah kandidat yang kuat.

Berikut adalah daftar kata sifat yang mungkin berlaku untuk Anda:

  • ambisius
  • penuh semangat
  • terorganisir
  • ramah
  • dapat diandalkan
  • terfokus
  • berdisiplin
  • kreatif
  • fleksibel

Buatlah daftar sebelumnya, jadi Anda siap untuk menjawab pertanyaan ini dengan santai. Anda bahkan dapat meminta bantuan teman dan keluarga jika Anda tidak yakin harus berkata apa.

3. Tunjukkan kepercayaan diri

Hampir setiap orang memiliki kegelisahan sebelum wawancara. Kegugupan dapat menyebabkan Anda gagap atau memberikan jawaban yang terburu-buru, jadi Anda harus menghilangkan rasa gugup sebelum hari besar. Ketika Anda menjawab pertanyaan ‘Bagaimana Anda menggambarkan diri Anda sendiri?’ cobalah untuk tetap santai – pewawancara akan segera menangkap kepercayaan diri Anda.

Saat Anda memberikan respons yang siap, menyeluruh, dan otentik, Anda menunjukkan kepada manajer perekrutan bahwa Anda yakin dengan keterampilan Anda.

Namun, berhati-hatilah – percaya diri adalah satu hal, menjadi sombong adalah hal lain. Hindari membual atau melebih-lebihkan kualitas terbaik Anda karena Anda bisa dianggap sombong, yang bisa membuat Anda kehilangan peran.

4. Kaitkan jawaban Anda dengan peran tersebut

Ketika diminta untuk menggambarkan diri Anda dalam sebuah wawancara, pastikan untuk memilih kualitas yang sesuai dengan peran pekerjaan. Sementara ‘energik’ adalah sifat positif untuk sebagian besar posisi pekerjaan, itu tidak akan cocok untuk peran seorang akuntan, misalnya. Sejajarkan kualitas Anda dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk peran tersebut.

Teliti perusahaan sebelumnya dan dapatkan gagasan yang jelas tentang apa yang mereka inginkan dari seorang karyawan. Pertanyaan wawancara ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana karakter Anda dapat membawa nilai bagi organisasi. Memiliki pemahaman yang baik tentang budaya perusahaan dapat membantu Anda menggambarkan diri Anda dengan cara yang menarik bagi pewawancara.

Dari membaca situs web mereka dan menelusuri media sosial mereka, mengetahui tentang misi, nilai, dan budaya perusahaan akan membantu Anda merumuskan jawaban yang sukses.

5. Dukung jawaban Anda

Pastikan untuk mendukung jawaban Anda dengan contoh. Sangat bagus untuk menyebut diri Anda seorang pemimpin alami, tetapi lebih baik lagi jika Anda memberikan bukti untuk mendukung klaim Anda.

Untuk mendukung jawaban Anda dengan mengacu pada pengalaman kerja masa lalu dan kisah pribadi yang menonjolkan kepribadian Anda dan membuktikan nilai yang akan Anda bawa ke perusahaan. Dengan cara ini, Anda akan memberi pewawancara lebih banyak alasan untuk mempekerjakan Anda.

Misalnya, jika Anda melamar peran desainer grafis, gambarkan diri Anda sebagai orang yang kreatif dan sebutkan proyek yang Anda ikuti yang menerima penghargaan dan ulasan positif.

Source: https://www.careeraddict.com/interviews